tiba - tiba aku berkata
"siapa aku?"
tertelan sudah pasir - pasir bercampur lumpur dan berlian
rasanya seperti manisan empedu
tidak berdebu
tapi meninggalkan puing - puing yang tak terpecah
hingga jika aku duduk di samping jembatan
terasa gravitasi bumi menarik ku ke dalam nya...
mungkin beberapa butir pasir mampu menghias gelas - gelas itu
atau sebutir bintang bisa menemani saat aku menatap lukisan gelap itu
jika boleh sekalian sentuhan lembut hembusan kutub utara duduk di samping ku
lalu membiarkan aku bicara sepuas ku
mencaci semampu ku
atau diam dan diam
atau diam - diam aku pejamkan mataku
mendengarkan petikan lentik senar berdawai
dan menunggu pasir - pasir menindih ku....
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
BERITA_wongANteng
SEO
theproperty-developer